Cuaca Klungkung Nasional
Home » Berita » Diterjang Angin Puting beliaung, Bale Pasraman dan Sejumlah Rumah Warga di Nusa Penida Rusak.

Diterjang Angin Puting beliaung, Bale Pasraman dan Sejumlah Rumah Warga di Nusa Penida Rusak.

ORTI DEWATA.COM-KLUNGKUNG-Angin puting beliung menerjang wilayah Banjar Behu, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Pada Minggu (2/11) sore. Terjangan angin kencang yang datang secara tiba-tiba terjadi sekitar pukul 16.00 Wita itu membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah. Dalam hitungan menit, beberapa bangunan di kawasan tersebut rusak, termasuk bale tempat belajar anak-anak di Pasraman Satyam Amretha Giri Shanti.
Salah seorang warga setempat, Ketut Kusetyawan, menuturkan, angin puting beliung datang begitu cepat dari arah barat dan langsung memporak-porandakan atap bangunan yang dilalui. “Bale tempat anak-anak pasraman belajar rusak parah. Gentengnya beterbangan ke mana-mana. Anehnya, pura di sebelahnya justru selamat, padahal ada pohon beringin besar di dekatnya,” ujarnya.
Selain pasraman, kata dia, sedikitnya empat rumah warga di sekitarnya juga mengalami kerusakan cukup berat di bagian atap. Genteng-genteng beterbangan, bahkan sebagian menimpa halaman dan pekarangan warga. Menurut Kusetyawan, suasana sempat mencekam karena angin datang bersamaan dengan suara gemuruh keras, disertai debu dan ranting pohon yang berterbangan. “Kami semua berlarian keluar rumah, takut roboh. Banyak yang panik karena kaget,” katanya.
Setelah angin mereda, warga segera bergotong royong membersihkan puing-puing genteng dan memastikan tingkat kerusakan pada bagian rangka atap. Beberapa warga juga membantu mengamankan perlengkapan pasraman yang berserakan akibat hempasan angin.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Klungkung, Putu Widiada, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan, tim BPBD bersama aparat desa sedang turun langsung ke lokasi untuk meninjau dan mendata kerusakan. “Petugas saat ini masih berada di lapangan bersama aparat desa dan relawan untuk memastikan dampak bencana, serta membantu warga yang terdampak memperbaiki rumah mereka,” ujarnya.
Widiada menambahkan, berdasarkan laporan awal, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerusakan material cukup signifikan terutama pada bangunan pasraman dan rumah-rumah warga. “Kami masih melakukan pendataan lanjutan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya,” imbuhnya.
Hingga Minggu malam, petugas masih melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk mendata kerusakan. Warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan,  mengingat cuaca di wilayah Nusa Penida beberapa hari terakhir kerap berubah-ubah dan disertai angin kencang.(*).