ORTI DEWATA.COM-KLUNGKUNG-Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mewakili Bupati Klungkung, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Mobilisasi Introduksi Imunisasi Hexavalen. Acara ini merupakan salah satu rangkaian Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025 di Kabupaten Klungkung.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Selasa (25/11), dihadiri oleh ratusan undangan, termasuk pejabat daerah dan perwakilan Kementerian Kesehatan RI.
Dalam pidato Bupati Klungkung yang dibacakan oleh Wabup Tjok Surya, disampaikan bahwa sosialisasi ini adalah upaya krusial untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat terhadap program imunisasi melalui penyampaian informasi yang akurat.
Target dari introduksi Imunisasi Hexavalen ini adalah: Meningkatnya cakupan imunisasi Hexavalen di Kabupaten Klungkung hingga mencapai target pemerintah sebesar 95%. Serta terciptanya kekebalan kelompok (herd immunity) yang kuat, guna melindungi seluruh masyarakat Klungkung dari penyakit menular.
Bupati Klungkung mengajak seluruh orang tua di Klungkung untuk berperan aktif membawa anak-anak mereka mendapatkan imunisasi Hexavalen. Program ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan kuat.
”Imunisasi Hexavalen adalah langkah preventif yang sangat penting untuk melindungi anak-anak dari enam penyakit berbahaya, yaitu Difteri, Tetanus, Pertusis, Hepatitis B, Polio, dan Haemophilus influenzae tipe B (Hib),” tegas Bupati Satria, yang disampaikan melalui Wabup Tjok Surya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak masyarakat Klungkung untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik, Bidan Praktik Mandiri, atau Posyandu, untuk mendapatkan Imunisasi Hexavalen.
Puncak peringatan HKN ke-61 juga dimeriahkan dengan tradisi potong tumpeng serta penyerahan penghargaan, yaitu Sertifikat Open Defecation Free (ODF) dan Sertifikat Puskesmas atas pencapaian di bidang kesehatan.
Acara inti lainnya yakni Talkshow Interaktif dengan menghadirkan narasumber Perwakilan dari Direktorat Imunisasi Kementerian Kesehatan RI dengan materi kebijakan terbaru mengenai imunisasi Hexavalen di Indonesia. Sedangkan narasumber Perwakilan dari Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Provinsi Bali dengan materi mengenai keamanan vaksin Hexavalen dan mekanisme pemantauan KIPI.
Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan RI yang diwakili oleh Ketua Tim Surveilans PD3I dan KIPI dr. Sulistya Widada, Ketua TP-PKK Klungkung Ny. Eva Satria bersama Sekertaris TP-PKK Ny. Kusuma Surya Putra, Kepala Kantor Kementerian Agama Klungkung, para Camat, Perbekel, serta tamu undangan penting lainnya.(*).



