Ortidewata.com-Klungkung-Sebanyak 400 atlet renang terbaik dari sembilan kabupaten/kota se-Bali resmi bertarung dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia Pengprov Bali yang digelar di Kolam Renang Srinadi, Klungkung. Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Pada Sabtu (14/2/2026).
Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, terkait evaluasi prestasi atlet lokal.”Lokal pride tinggalkan, ini momen tingkatan prestasi ajang multi event Porprov Bali 2027 mendatang Klungkung wajib unggul,” katanya.
Hal itu lantaran, pada Porprov Bali 2025 lalu dari 28 emas, Klungkung hanya rebut satu emas saja. Saya wanti-wanti kepada pengurus akuatik Klungkung untuk kerja keras meraih prestasi. Kita harus evaluasi total,” ujar Gung Anom usai menyerahkan penghargaan kepada para juara.
Ia juga meminta para atlet untuk mengubah pola pikir dan tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian di tingkat daerah.”Didik atlet untuk meninggalkan lokal pride. Asah kemampuan lebih dalam lagi. Di ajang ini, kita sebagai tuan rumah wajib tampil di depan,” tegasnya.
Ketua Panitia Kejurda, Agus Pradnyana Jaya, menegaskan bahwa event tahun 2026 ini bukan sekadar kompetisi rutin. Ia menyebutnya sebagai tonggak kebangkitan yang sudah dinanti selama sepuluh tahun. “Kejurda ini merupakan Kejurda perdana setelah hampir 10 tahun vakum. Momentum ini menjadi sejarah baru kebangkitan olahraga akuatik di Bali,” tegas Agus.
Event yang berlangsung selama dua hari (14-15 Februari) ini diharapkan menjadi ajang penyaringan bibit unggul Bali untuk level nasional.(sty).




